UMKM Binaan Tembus 12 Negara, Jadi Salah Satu Kunci Pupuk Kaltim Raih Penghargaan CSR Tertinggi
BONTANG – Keberhasilan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menembus pasar internasional menjadi salah satu bukti nyata dampak program tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan secara berkelanjutan.
Capaian tersebut turut mengantarkan Pupuk Kaltim meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang TOP CSR Awards 2026, yakni TOP CSR Awards 2026 Predikat Star 5, Medali Platinum, serta TOP Leader on CSR Commitment 2026 yang diberikan kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal.
Predikat Star 5 merupakan level tertinggi dalam penilaian TOP CSR Awards yang diberikan kepada perusahaan dengan sistem, kebijakan, dan implementasi program CSR yang dinilai sangat unggul serta layak menjadi rujukan bagi perusahaan lain.
Sementara Medali Platinum diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Pupuk Kaltim mempertahankan predikat Star 5 selama beberapa tahun berturut-turut.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Bagi Pupuk Kaltim, TJSL bukan sekadar kewajiban perusahaan, tetapi bagian integral dari strategi keberlanjutan untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan secara bersama,” ujar Anggono usai menerima penghargaan di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah Koperasi Bina Sukses Bontang. Program tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas UMKM melalui peningkatan akses promosi, perluasan jaringan kemitraan, hingga pemasaran produk.
Hingga 2025, kapasitas produksi UMKM binaan mencapai 468 CBM per kontainer dan berhasil menembus pasar ekspor di 12 negara. Capaian tersebut menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan mampu mendorong pelaku usaha lokal bersaing di pasar global.
Selain sektor UMKM, Pupuk Kaltim juga memperkuat pemberdayaan perempuan melalui Program PKT Serasi yang mendorong pengembangan produk olahan bernilai tambah ekonomi.
Program tersebut dirancang untuk memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Upaya serupa juga dilakukan melalui Program Cendawan Juara yang memberdayakan ibu rumah tangga, lansia, dan pensiunan melalui budidaya jamur. Program itu membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Di bidang kesehatan, Pupuk Kaltim menjalankan Program PEGALDAS yang berfokus pada pencegahan dan penanganan stunting bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang.
Sementara pada sektor pendidikan, perusahaan menyalurkan Beasiswa Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP) bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kota Bontang.
Menurut Anggono, seluruh program tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dengan pendekatan jangka panjang sehingga manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Inisiatif program dirancang dengan pendekatan jangka panjang dan berbasis kebutuhan masyarakat. Tujuannya bukan hanya menyelesaikan persoalan sosial yang ada, tetapi juga menciptakan kemandirian dan keberlanjutan bagi penerima manfaat,” jelasnya.
Tidak hanya fokus pada pemberdayaan masyarakat, Pupuk Kaltim juga memperkuat tata kelola perusahaan dan aspek keberlanjutan. Hal itu tercermin dari raihan skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 89,37 dan predikat The Most Trusted Company pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025.
Di bidang lingkungan, perusahaan juga berhasil mempertahankan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup selama sembilan tahun berturut-turut sejak 2017 hingga 2025.
Ke depan, Pupuk Kaltim berkomitmen terus memperluas kolaborasi dan menghadirkan inovasi program pemberdayaan yang lebih berdampak agar pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pelestarian lingkungan.
“Komitmen ini akan terus kami perkuat untuk terus tumbuh memberi manfaat jangka panjang bagi pembangunan, masyarakat, dan lingkungan,” pungkas Anggono. (Adv)
(Upi)






