Listrik 24 Jam Terangi Telen, Warga Mulai Nikmati Pemerataan Pembangunan

Jumat, 14 November 2025 03:32 WITA

Etamexpose.Id, Kutai Timur – Masyarakat Kecamatan Telen kini mulai merasakan dampak nyata pemerataan pembangunan, khususnya di sektor energi. Aliran listrik yang kini menyala selama 24 jam menjadi perubahan besar bagi warga yang sebelumnya hidup dengan keterbatasan pasokan listrik.

Kehadiran listrik penuh sepanjang hari disambut antusias masyarakat. Selain menunjang kebutuhan rumah tangga, listrik yang stabil juga membuka peluang baru bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan sosial di wilayah tersebut.

Camat Telen, Petrus Ivung, menyampaikan bahwa teralirinya listrik 24 jam merupakan kabar baik bagi masyarakat. “Ini menjadi angin segar bagi warga Telen karena sebelumnya kami masih menghadapi keterbatasan energi listrik, terutama di beberapa wilayah,” ujarnya.

Baca juga  SI OLGA Diluncurkan, Akses Informasi Olahraga Kutim Kini Terintegrasi Digital

Sebelum listrik menyala penuh, sebagian masyarakat harus menyesuaikan aktivitas harian dengan jadwal nyala listrik yang terbatas. Kondisi tersebut kerap menyulitkan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan pelajar.

Kini, sebagian besar wilayah di Kecamatan Telen telah menikmati pasokan listrik yang stabil. Hanya tersisa beberapa daerah yang masih menghadapi kendala teknis, khususnya terkait jarak penarikan jaringan kabel PLN yang cukup panjang.

Wilayah dengan tantangan tersebut berada di area yang secara geografis cukup jauh dari pusat jaringan utama. Namun pemerintah kecamatan terus berupaya melakukan koordinasi agar seluruh wilayah dapat segera terlayani.

Baca juga  Mengapa Jembatan Telen Belum Dilanjutkan? Ini Penjelasan Kecamatan

Sementara itu, untuk wilayah Rantau Panjang dan Marahalog, pasokan listrik sudah dapat dinikmati melalui jaringan yang terhubung langsung dari Kecamatan Wahau. Kedekatan wilayah menjadi faktor utama dalam penyaluran listrik tersebut.

Skema penyaluran lintas kecamatan ini dinilai efektif sebagai solusi sementara, sekaligus memastikan masyarakat tidak terlalu lama menunggu akses listrik yang layak.

Dengan listrik yang menyala sepanjang hari, aktivitas warga mulai menunjukkan perubahan signifikan. Usaha rumahan berkembang, anak-anak lebih leluasa belajar di malam hari, dan kualitas hidup masyarakat perlahan meningkat.

Baca juga  Kutim Makin Ramai Dikunjungi, Wisata Jadi Motor Ekonomi Baru Masyarakat

“Listrik 24 jam ini bukan sekadar penerangan, tetapi menjadi pondasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Telen,” kata Petrus Ivung.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan akan terus mengawal upaya pemerataan energi hingga seluruh wilayah benar-benar terjangkau jaringan listrik tanpa terkecuali.

Ke depan, Kecamatan Telen optimistis dengan dukungan infrastruktur energi yang semakin baik, pembangunan di berbagai sektor dapat berjalan lebih cepat dan merata, sejalan dengan harapan masyarakat akan kehidupan yang lebih layak dan maju.(ADV)

Bagikan:
Berita Terkait