Etamexpose.Id, Kutai timur – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pembukaan ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menciptakan pelayanan yang responsif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan warga.
Pelayanan publik tidak lagi diposisikan sebagai aktivitas satu arah, melainkan proses dua arah yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Dengan dialog yang terbuka, pemerintah kecamatan dapat menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi efektivitas layanan yang telah berjalan.
Camat Sangatta Utara, Hj. Hasdiah, SE., M.Si, menegaskan bahwa dialog publik menjadi elemen penting dalam reformasi pelayanan.
“Kami membuka ruang dialog agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung, sehingga pelayanan yang kami berikan benar-benar responsif,” ujarnya.
Dialog publik dilaksanakan melalui forum komunikasi masyarakat yang digelar secara berkala.
Forum ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan kritik, saran, dan masukan terkait pelayanan administrasi maupun kebijakan kecamatan.
Selain forum tatap muka, Kecamatan Sangatta Utara juga memanfaatkan kanal informasi digital untuk memperluas jangkauan komunikasi.
“Ketika masyarakat dilibatkan, aparatur akan lebih sigap karena pelayanan diawasi dan dinilai secara langsung,” katanya.
Pendekatan dialogis ini juga membantu pemerintah memahami kondisi riil di lapangan, sehingga kebijakan yang diambil tidak bersifat administratif semata, tetapi berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
Ke depan, Kecamatan Sangatta Utara berkomitmen mempertahankan pola komunikasi terbuka sebagai fondasi pelayanan publik yang adaptif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.(ADV)





